Tampilkan postingan dengan label Malta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Malta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Maret 2014

[Malta] Grand Harbour in Valletta



Grand Harbour adalah pelabuhan alami yang ada di Malta. Pelabuhan ini telah digunakan sejak zaman Phoenicia. Kini, pelabuhan alami ini telah dikembangkan dengan memperluas dermaga demi memfasilitasi kebutuhan pelayaran di negara cantik ini. Grand Harbour berbatasan langsung dengan St Elmo di sebelah utara yang juga sekaligus terlindungi oleh breakwater. Sedangkan di arah selatan, pelabuhan ini berbatasan dengan Ricasoli Point. Di barat terbentuk semenanjung Scebarras yang sebagian besar 'ditutupi' oleh kota Valletta dan pingirian kota Floriana.

Dibantu dengan keberadaan pelabuhan Marsamxett, Grand Harbour terletak di tanah tinggi (menaiki lereng sehingga membentuk mangkuk). Sebagian besar pendudul Malta tinggal dalam radius 3 Km dari Floriana menjadikan kawasan ini sebagai salah satu daerah paling padat di Eropa. Sebelum berbicara lebih lanjut mengenai pelabuhan indah ini, mari saksikan dulu kemegahan Grand Harbour melalui video berikut ini. 


Luar biasa indah! Inilah pelabuhan yang sekaligus menjadi situs abad ke-16 yang pernah diterjang tornado hingga menewaskan lebih dari 600 orang. Tempat ini pula yang menjadi saksi pertempuran First Siege of Malta ketika Turki berusaha untuk mengeluarkan Knights of St John. Wilayah ini pun sempat dibom selama Second Siege of Malta selama Perang Dunia II karena menjadi markas instalasi militer yang berada di sekitar pelabuhan. Namun, sekarang pelabuhan ini sudah kembali kokoh dan indah. Menjadikan sebagai salah satu tujuan wisatawan.

Pelabuhan yang berada di Valletta (yang sekaligus menjadi ibukota Malta ini) dimana banyak terdapat bangunan dari abad ke-16 di sini. Kota yang dibangun pada saat pemerintahan Orde St John of Jerusalem ini juga dikenal sebagai Knights Hospitaller. Karena beberapa aspek itulah, The City of Valletta secara resmi diakui sebagai salah satu Situs Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO sejak tahun 1980. Kota ini dinamai Jean Parisot de Valette yang berhasil mempertahankan wilayah ini dari invasi Ottoman pada tahun 1565.

Inilah kartu pos yang dikirimkan oleh Claudia dari negara yang oleh Orde Saint John diberi nama resmi Humilissima Civitas Valletta (Kota Paling Ramah dari Valletta) ini. Terima kasih banyak, Claudia. Saya suka sekali kartu pos ini. Claudia, Grazzi tant għal dan kartolina beautiful. Issa, dan kartolina se jkun wieħed mill kartolina favorit tiegħi. Nisperaw, someday I jistgħu jivjaġġaw lejn Valletta u tara l-belt Valletta beautiful direttament :)

Rabu, 12 Februari 2014

[Malta] Gozitan Lace Maker



Malta adalah sebuah negara yang berada di Selatan Eropa teepatnya di sekitar Laut Mediterania. Luas negara ini hanya 316 Km persegi menjadikan negara ini sebagai salah satu negara terkecil dengan penduduk terpadat di dunia :) Beribukotakan Valletta, Malta pernah menjadi pangkalan angkatan laut yang penting dalam sejarah suksesi kekuasaaan bangsa Fenisia, Roma, Moor, Normandia, Aragon dan beberapa lagi. Negara ini memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1964 dan menjadi negara Republik pada tahun 1974.

Sebagai ibukota negara, Valletta banyak memiliki bangunan yang dibangun pada abad ke-16 pada masa pemerintaha Orde St John of Jarussalem atau yang dikenal sebagai Knights Hospitaller. Mengadaptasi gata baroque dengan unsur mannarisme dan neo klasik, The City of Valletta adalah salah satu kota yang dilindungi oleh UNESCO sebagai salah satu warisan situs dunia walaupun kota ini sempat hancur pada Perang Dunia II. Nama kota ini diambil dari nama Jean Parisot de Vallette, pahlawan yang berhasil mempertahankan kota dari serangan Ottoman pada tahun 1565.

Gambar yang ada di kartu pos ini memperlihatkan seorang wanita tua yang sedang mengerjakan rajutan renda (Gozitan Lace Maker). Pembuatan rajutan renda ini telah lazim sejak abad ke-16 dan diperkenalkan di kepulauan Malta seperti yang ada di Genoa. Ternyata, ada sejarah yang melatari kegiatan pembuatan renda ini. Di tahun 1697, oleh Grand Master Ramon y Parellos, kegiatan ini digalakkan untuk menekan pemakaian emas, perak, kain emas, sutera dan bahan bernilai tinggi lainnya.

Kerajinan tangan Malta ini makin terkenal sekitar tahun 1833 karena dipopulerkan oleh Lady Hamilton-Chochester. Kerajinan ini makin tersohor karena Ratu Victoria sangat menyukai memakai renda dari Malta ini. Pembuatannya juga sangat unik memakai kayu penompang untuk merajut (disebut Cumbini). Untuk lebih lengkapnya, coba lihat video ini. Kerajinan khas Malta ini ditampilkan di pameran besar yang diadakan di London pada tahun 1881 dan kegiatan merajut ini diajarkan di sekolah dan menjadi industri rumahan yang berkembang dengan pesat di Malta.

Saya suka sekali kartu pos ini. Salah satu prangkonya memperlihat French Periode atau Periode Perancis dimana ketika tahun 1798 Napoleon Bonaparte sempat berlabuh di malta ketika dalam ekspedisi ke Mesir. Prangko kedua sepertinya dicetak khusus oleh kantor pos Malta untuk memperingati hari Natal 2013. Claudia, nirringrazzjak tant għal dan kartolina beautiful :)