Tampilkan postingan dengan label Sri Lanka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sri Lanka. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Juni 2014

[Sri Lanka] Gangaramaya Temple



Gangaramaya Temple adalah salah satu kuil yang paling penting di Kolombo, Sri Lanka dan menjadi perpaduan arsitektur modern dan esensi budaya yang apik. Arsitektur candi menunjukkan eklektik campuran Sri Lanka, Thailand, India, dan arsitektur Cina. Candi Budha ini mencakup beberapa bangunan megah dan terletak tidak jauh dari perairan tenang dari Danau Beira di sebidang tanah yang awalnya pertapaan kecil di sebidang tanah berawa.

Gangamaraya Temple memiliki fitur utama yakni sebuah Vihara (kuil), Cetiya (Pagada), Bodhitree, Vihara Mandiraya, Seema Malaka (aula pertemuan untuk para bhikkhu) dan Relic Chamber. Selain itu, museum, perpustakaan, ruang hunian, tiga bertingkat Pirivena, ruang pendidikan dan aula sedekah juga ada di kuil ini. Satu hal menarik dan menjadi paling penting bagi wisatawan adalah arsitektur Simamalaka Shrine, yang dibangun dengan sumbangan dari sponsor Muslim dengan desain Geoffrey Bawa.

Sejarah berdirinya kuil ini terjadi ketika Don Bastian (de Silva Jayasuriya Goonewardane, Mudaliyar), pedagang terkenal di abad ke-19 yang sedang mencari lahan yang cocok untuk dibangun sebuah kuil untuk Thero Matara Sri Dharmarama. Dia lantas membeli sepotong tanah milik tiga orang Moor, dan diisi dan siap tanah dengan biaya besar. Tanah berbatasan pada dua sisi oleh Moragoda Ela dan Pettigala Ela digunakan untuk membangun candi, yang kemudian bernama Padawthota Gangaramaya Viharaya.

Kini Gangaramaya berfungsi tidak hanya sebagai tempat ibadah Buddha namun juga merupakan pusat belajar. Candi ini terlibat dalam pekerjaan kesejahteraan Buddha termasuk rumah orang tua, sebuah sekolah kejuruan dan panti asuhan. Candi ini unik menarik dan toleran terhadap anggota jemaat dari berbagai agama yang berbeda. Sangat menarik :) Hasara, thank you so much for this nice card :) beautiful. 

Sabtu, 18 Januari 2014

[Sri Lanka] Beautiful Galle City



Inilah kota terbesar keempat yang ada di Sri Lanka setelah kota Kolombo, Kandy dan Jaffna. Kota yang terletak di ujung barat daya ini pernah didatangi oleh penjelajah terkenal dunia -Ibnu Batuta, pada abad ke-14. Walaupun pada saat itu Ibnu Batuta mengenal kota ini dengan nama Qali, namun sekarang ibu kota adminstratif Provinsi Selatan ini dikenal dengan nama Galle.

Galle juga dikenal dengan nama Gimhathiththa sebelum kedatangan bangsa Portugis pada abad ke-16. Hingga abad ke-18, Galle menjelma sebagai kota pelabuhan utama dan mencapai puncak perkembangannya pada saat priode kolonial Belanda. Kota ini pernah menjadi contoh sebagai kota Benteng terbaik karena arsitekturnya yang sangat gemilang. Kota tua Galle bahkan masuk dalam Situs Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO.

Saya pernah menyaksikan kota cantik ini di reality show favorit saya. The Amazing Race :) tepatnya di penayangan musim ke-6. Pada saat itu para konsestan mengunjungi pelabuhannya yang memang menjadi salah satu landmark terkemuka di kota Galle. Sayang, tsrunami dahsyat pada 26 Desember 2004 menerjang kota ini sehingga ribuan orang tewas (hal yang sama terjadi di Aceh, Indonesia). Kini kerusakan pasca tsunami sudah diperbaiki.


Galle adalah rumah bagi olah raga kriket. Stadion International Galle bahkan dianggap salah satu stadion kriket terbaik di dunia. Oh ya, perangko yang ada di kartu pos ini memperlihatkan Balustrade atau dalam bahasa setempat disebut Korawakgala. Yakni ornamen ukiran yang terdapat di salah satu kuil di Sri Lanka. Motif yang ada di perangko ini disebut Makara Gala atau Naga Batu, hewan imajiner kepercayaan warga Sri Lanka. Kartu pos ini indah sekali :) Hasara, terima kasih ya atas kiriman kartu posnya ^^