Selasa, 10 Desember 2013

[Czech Republic] Charles Bridge in Praha




Saya pertama kali 'mengenal' Republik Ceko dari sebuah buku berjudul Menyusuri Lorong-Lorong Dunia yang ditulis oleh Sigit Susanto hampir 10 (sepuluh) tahun yang lalu. Republik Ceko digambarkan sebagai negara kecil yang sangat cantik hanya saja di buku itu penulis lebih banyak membahas mengenai Franz Kafka, penulis terkenal asal Rep. Ceko. Nah, saya mulai jatuh cinta dengan heart of Europe ini melalui salah satu episode tayangan The Amazing Race. Sejak itulah saya mulai jatuh hati dengan Rep. Ceko ini.

Saking cintanya, Cesky Krumlov (salah satu kota kecil yang luar biasa Indah di pinggiran Rep. Ceko) saya jadikan sebagai header blog utama saya. Karena itu, ketika pertama kali melihat kartu pos ini, saya langsung tahu bahwa itu adalah Charles Bridge, salah satu jembatan terkenal yang membelah sungai Vltava di kota Praha. Luar biasa indah! Jembatan ini dibangun pada tahun 1357 oleh Raja Charles IV dan selesai pada awal abad ke-15.

Jembatan Charles dianggap sebagai salah satu bangunan paling menakjubkan bergaya gothic yang pernah dibangun di dunia. Sisi-sisi jembatan ini dihiasi oleh 30 patung bergaya baroque yang menggambarkan berbagai sosk kudus dan pelindung yang paling dihormati pada saat itu. Seperti Matthias Braun, Jan Brokoff dsb. Mbak Titish, makasih banyak ya sudah mengirimi saya kartu pos keren ini ^^

Update on 2nd of June, 2014.



The Charles Bridge merupakan jembatan yang dibangun untuk menggantikan Judith Bridge kuno yang dibangun 1158-1172 yang telah rusak parah oleh banjir di 1342. Jembatan ini awalnya disebut Jembatan Batu (Kamenny most) atau Jembatan Praha (Prazsky most) namun berubah nama menjadi "Charles Bridge" sejak tahun 1870. Jembatan inilah satu-satunya cara untuk menyeberangi sungai Vltava (Moldau) sampai 1841, Charles Bridge adalah koneksi paling penting antara Kastil Praha dan Old Town kota dan daerah sekitarnya. 

Jembatan sepanjang 621 meter dan lebar hampir 10 meter ini bertumpu pada 16 lengkungan terlindung oleh ice guards. Hal ini dilindungi oleh tiga menara jembatan dimana dua dari mereka di sisi Quarter Lesser dan yang ketiga di sisi Old Town. Mbak Helene, terima kasih banyak atas kiriman kartu posnya. Sukaaaaaa banget :) Amin... amin, semoga suatu hari nanti kesampaian duduk-duduk di Charles Bridge ini :)

[Indonesia] Wayang Orang



Wayang Orang atau yang dalam bahasa jawa disebut wayang wong adalah pementasan wayang yang dimainkan dengan mengunakan orang/aktor dalam cerita pewayangan yang dipentaskan. Seni drama Jawa ini diciptakan oleh Sultan Hamangkurat I pada tahun 1731. Wow, ternyata sudah dipentaskan lebih dari 200 tahun lalu!

Sesuai penamaannya, pementasan wayang ini diperankan oleh orang tidak menggunakan media boneka. Para lakon memakai pakaian sama seperti hiasan wayang kulit. Supaya bentuk muka menyerupai wayang kulit (terlebih jika dilihat dari samping) wajah pemain wayang orang ini akan diriasi dengan make up tebal dengan tambahan lukisan wajah. Ini adalah seni pertunjukkan asli Indonesia. Saya ingat dulu pertengahan tahun 90-an acara ini sering dipentaskan pada malam hari di TVRI. Saat ini wayang orang sudah jarang terlihat (setidaknya di layar kaca) namun menurut informasi di wikipedia, wayang orang masih dipentaskan di beberapa panggung seperti Taman Mini atau Taman Sriwedari yang ada di Solo.

Oh ya, mengenai wayang orang goro-goro, sepertinya itu adalah nama pemimpin pertunjukan. Yakni Ki Goro-goro. Untuk melihat videonya bisa klik disini. Fathia, terima kasih banyak kartu posnya. Ini kartu pos yang unik dan menyimpan banyak informasi seputar seni pertunjukan tradisional. Walaupun jujur saja saya pribadi agak takut memandangnya terlalu lama kerena dari dulu memang agak 'merinding' jika melihat orang-orang yang memakai riasan tebal seperti wayang orang ini hahaha :)

[Japan] Kuil Yusaka di Kyoto



Kuil Yasaka atau disebut juga dengan kuil Gion adalah sebuah kuil beraliran Shinto yang berada di distrik Gion di kota Kyoto, Jepang. Kuil yang mencakup beberapa bangunan (termasuk gerbang, aula utama dan panggung) ini berada di ujung timur dari Shijo-dori.

Kuil ini dibangun pada tahun 656 dan menjadi objek imperial selama masa awal Heian. Pada tahun 965, kaisar Murakami memerintahkan untuk mengirim utusan imperial untuk melaporkan peristiwa penting kepada pasukan Kami (pasukan khusus Jepang). Sekarang, kuil ini didatangi ratusan ribu wisatawan setiap tahunnya terlebih pada saat tahun baru untuk melaksanakan ritual tradisional perayaan tahun baru. Ita, terima kasih banyak kartu posnya ya :) suka sekali. Dan... bismillah, semoga suatu saat bisa berkunjung langsung ke kuil Yusaka ini. Amin ^^
 

Senin, 09 Desember 2013

[Indonesia] Kartu Pos Tiga Kota



David Brown, dalam bukunya yang berjudul 501 Must Visit Destinations menempatkan Yogyakarta sebagai satu-satunya ibukota provinsi di Indonesia yang menurutnya berhasil mendapatkan  'gelar' must visit destination darinya. Bahkan dalam hal ini Yogyakarta mampu mengalahkan Bali yang sesungguhnya jauh tersohor di mancanegara. (beberapa tempat lain yang juga masuk daftar buku ini adalah Candi Borobudur, Taman Nasional Bukit Lawang, Taman Nasional Komodo, Danau Kelimutu, Gunung Bromo, Danau Toba dan Pulau Samosir,  Danau Kelimutu, Taman Bawah Laut Manado dan kota Ubud).

Nama Yogyakarta diambil dari dua kata. Yakni Ayogya atau Ayodhya yang berarti Kedamaian dan Karta yang berarti Baik. Ayodhya sendiri merupakan nama kota bersejarah di India dimana waracarita Ramayana terjadi. Saya sempat mengunjungi kota Yogyakarta pada tahun 2005. Kota yang selalu bikin kangen dan selalu ingin saya kunjungi lagi. :) Oh ya, kenapa judul postingan ini "Kartu Pos Tiga Kota" karena kartu pos bergambar Yogyakarta ini dibeli di Surabaya dan dikirimkan dari Jakarta. Unik, ya? :) mbak Inge, terima kasih atas kartu pos yang cakep ini ^^

[United Kingdom] King's College Chapel




King College Chapel adalah kapel yang merupakan bagian dari Universitas Cambridge yang dianggap sebagai salah satu bangunan dengan arsitektur Perpendicular Gothic terbaik. Kapel ini dibangun secara bertahap oleh raja-raja Inggris yang berkuasa antara tahun 1446 hingga 1515. Kapel ini digunakan sebagai tempat ibadah dan dulunya dikenal sebagai rumah dari Raja College Choir. Sekarang, tempat ini menjadi salah satu tempat tujuan wisata utama di kota Cambridge.

Uniknya, selain digunakan sebagai tempat beribadah, kapel ini juga digunakan sebagai tempat konser dan acara kuliah termasuk acara tahunan "King College Music Society May Week Concert" yang diselenggarakan pada Senin minggu pertama di bulan Mei. Biasanya area King College Chapel ini dihiasi oleh rerumputan yang hijau. Namun, di saat musim dingin seperti yang ada tampak pada gambar, lapangan luas itu tertutupi oleh salju. Cantik sekali :) mbak Restu, terima kasih atas kartu pos yang langsung dibeli di Inggris ini ya ^^

Home Sweet Home


  



Kartu pos ini dikirimkan oleh seorang anak sekolah dasar bernama Agung. Usianya 13 tahun. Agung ini adalah salah satu siswa yang berada di Sekolah Singgah Laskar Mengajar. Beberapa waktu lalu, dua postcrosser dari Komunitas Postcrossing Indonesia (Mbak Yessi dan Ratna) berkesempatan untuk mengunjungi sekolah tersebut dan memperkenalkan kegiatan postcrossing. Saya senang mendapatkan kartu pos ini. Walaupun kartu posnya nampak girly tapi saya suka melihat ilustrasi yang apik seperti ini. Di kartu pos itu Agung menuliskan mengenai cita-citanya. Haa, jadi ingat ketika saya dulu masih kecil dan dipenuhi dengan berbagai macam cita-cita ^^ Semangat terus ya adik-adik di Sekolah Singgah Laskar Mengajar!

Kamis, 05 Desember 2013

[Laos] Duet Wat Si Saket & Wat Phra Keo Ho di Vientiane



Ini adalah kali kedua saya menerima kiriman kartu pos dari Sylvie. Sebelum ini, Sylvie telah mengirimi saya dua kartu black & white bergambar dua lokasi wisata andalan Indonesia. Bali dan Lombok. :) Nah, kali ini saya kembali menerima kartu B&W namun bergambar patung Buddha yang diambil dari Wat Si Saket yang ada di Vientiane, Laos.

Ketika akan mencari tahu lebih banyak informasi  mengenai kartu pos ini saya sempat 'tersasar' di jurnal wikipedia mengenai Sisaket. Ternyata, Sisaket adalah salah satu nama kota yang ada di Thailand. Rupanya perbedaan spasi dalam penulisan menghasilkan makna yang berbeda ;) (persis aksara Mandarin ya? ^^) setelah berselancar lebih lama di dunia maya, akhirnya saya menemukan informasi keberadaan patung Buddha ini di Wat Si Saket, sebuah candi Buddha (sekaligus museum?) di kota Vientiane tepatnya berada di jalan Lan Xang. Candi yang diyakini sebagai candi tertua di Vientiane ini dibangung antara tahun 1819 s.d 1824 oleh Chao Anou. Yang menjadi pertanyaan saya adalah sebagian patung tersebut tidak memiliki kepala. Apakah dicuri seperti kasus beberapa candi di Indonesia?

"...and please don't hesitate to poke me if you see me in my travelling status," tulis Sylvie di balik kartu pos. Asyik, kalau sudah dikasih lampu hijau seperti ini sih lebih asyik buat 'nodong' kartu pos hahaha :)



Untuk kartu pos kedua, masih mengambil tema yang sama yakni menampilkan patung Buddha. Patung ini berada di Wat Phra Keo Ho atau Candi Phra Keo Ho. Ho Phra Keo sendiri berarti "Altar of The Emerald Buddha." Candi ini pertama kali dibangun pada tahun 1565 namun sempat hancur pada saat invasi di tahun 1828-1829. Selanjutnya, pangeran Souvanna Phouma, seorang perdana menteri laos mengarahkan untuk mengkonstruksi kembali Wat Phra Keo Ho antara tahun 1936 dan 1942. 

Candi ini adalah salah satu candi kebanggaan warga Vientiane, Laos. Candi ini tidak lagi digunakan untuk kegiatan beribadah namun pure dialihfungsikan menjadi museum. Candi yang dihiasi ukiran Hindu dan batu ukiran Khmer ini banyak menyimpang ragam patung Buddha.

Aih, keren ya! Harapanku, suatu saat bisa menjelajahi Laos (terutama kota Vientiane) suatu hari nanti. Sekali lagi, makasih banyak ya Sylvie :) P.S : Jangan kapok kirimin saya kartu pos hihihi.

[Romania] Unique Places of România



Romania adalah negara yang terletak di Eropa Tengah dan Tenggara yang berbatasan dengan Laut Hitam dan Semenanjung Balkan di bagian utara. Negara yang berbatasan langsung dengan Hungaria, Serbia, Ukraina dan Republik Moldova ini beribu kotakan Bukares.

Lalu, tempat-tempat apa saja yang ditampilkan dalam kartu pos ini? Ini dia ^^ (dari kiri-kanan)
  • - Canizoul = Ini adalah bangunan bersejarah di Constanta. Merupakan simbol paling representatif kota yang dibangun pada tahun 1909 dan dibuka pada bulan Agustus 1910. Bangunan ini terletak di pinggir laut Constanta, Regina Elisabeta Blvd.
  • - Palatul Parlamentului = Atau Istana Parlemen adalah gedung multi-fungsi parlemen di Rumania yang berfungsi sebagai gedung administrasi sekaligus bangunan sipil terbesar di dunia. Bangunan yang disebut juga sebagai istana rakyat ini dirancang oleh Anca Petrescu.
  • - Palace Hotel = Saya agak kesulitan mencari informasi mengenai hotel ini mengingat banyaknya hotel bernama sama di seluruh dunia. Informasi sangat terbatas.
  • - Castelul Pelisor = Kastil Pelisor adalah istana kecil yang dibangun di Peles Castle Park di Prahova Loire oleh arsitek Ceko Karel Liman. Istana ini dibangun atas keinginan Raja Charles I antara tahun 1899 s.d 1902.
  • - Castelul Foisor = Hmm, sepertinya kastil ini termasuk bagian dari Royal House di Rumania. Merupakan istana dan rumah yang dimiliki oleh Raja Mihai I.
  • - Manastirea Sinaia = Adalah Biara Sinaia yang berada di Prahova County. Didirikan oleh pangeran Mihail Cantazucino pada tahun 1695. Tempat ini dihuni oleh 13 biarawan Kristen Ortodoks yang dipimpin oleh Macarie salah satu bagian keuskupan Agung Bucharest.
  • - Vila Lumini = Saya agak kesulitan menemukan informasi mengenai Vila Lumini ini. Tautan yang saya temukan mengarahkan ke sebuah bangunan yang ada di Italia.
Ini adalah kartu pos Rumania kedua yang saya terima (setelah sebelumnya menerima kartu pos "Anak Kecil dan Pengamen Jalanan"). Sayangnya, saya belum menerima written and stamped langsung dikirim dari Rumania. Walau begitu, ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Sekar atas kebaikan hatinya mengirimkan kartu pos yang keren ini ;)

Borneo si Paru-paru Dunia



Kalimantan atau yang dikenal dunia dengan sebutan Borneo, adalah pulau ketiga terbesar di dunia. Dijuluki kota seribu sungai karena banyaknya sungai yang berada di pulau ini. Salah satu yang terkenal adalah sungai Kapuas di Kalimantan Barat. Kalimantan juga terkenal dengan pasar terapung yang berada di Banjarmasin. Nah, untuk gambar-gambar yang ada di kartu pos ini, saya paling familiar dengan tugu Khatulistiwa karena dulu sempat menggambarnya ketika masih SMP. :)

Nama Kalimantan sendiri diduga berasal dari kata kelamantan yang digunakan warga Serawak untuk menamakan orang-orang yang mengkonsumsi sagu. Namun masih banyak lagi pendapat para ahli mengenai nama pulau yang disebut-sebut berkontribusi besar bagi 'pernafasan' bumi. Hal ini dikarenakan keberadaan hutan yang ada di sana. Sayang, pembukaan lahan oleh perusahaan dan pencurian kayu mengakibatkan hutan di Kalimantan kian terancam. Sehingga, tugas kitalah sebagai generasi muda untuk menjaga hutan melalui hal-hal yang kecil. Salah satunya menghemat penggunaan hasil hutan sehingga penebangan liar bisa ditekan. Mbak Dewi, terima kasih atas kartu pos cakep ini ;)

Baby Meet Up



Anak siapa ini yang 'diculik' dan dijadikan model kartu pos? :D hahaha, ini kartu pos yang lucu. Ekspresi bayi yang ada di kartu pos ini sangat terlihat serius. Yang jadi kekhawatiran saya adalah jangan sampai kedua buku yang dipegang malah dirobek sama si adik bayi :) Ini adalah kartu pos meet up yang dilaksanakan di Yogyakarta, 23 November 2013 silam. Beberapa orang yang turun menandatangani kartu pos ini cukup saya kenal. Misalnya saja Fathia, Sekar, Mbak Titish dan juga Randy. Terlebih lagi mas Rachmad yang mengirimkan kartu pos ini :) Terima kasih ya semuanya ^^