Selasa, 04 Maret 2014

[Thailand] Uthai Thani



Uthai Thani (อุทัยธานี) adalah salah satu provinsi yang berada di Thailand. Provinsi ini membentang dari dataran atas lembah sungai Chao Pharaya dan diselimuti pegunungan dengan hutan di arah barat. Sungai Sakae Krang adalah sungai utama provinsi Uthai Thani dan merupakan anak sungai dari Sungai Chao Pharaya. Di Uthai Thani terdapat The Huai Kha Khaeng Wildlife Sanctuary yang dinyatakan sebagai salah satu warisan situs dunia dan telah dilindungi oleh UNESCO. Inilah "rumah" sebagian besar hewan hutan Asia Tenggara termasuk harimau dan gajah.

Uthai Thani mulai ditempati ketika suku Mon dan masyarakat Lawa menetap di sebuah pemukiman yang dulu dikenal sebagai nama Muang U Thai selama periode Kerajaan Sukhothai namun kemudian ditinggalkan ketika sungai mengubah arah. Patabeut, anggota suku Karen, menghidupkan kembali area pemukiman ini ketika berlangsungnya periode Ayutthaya sekaligus berfungsi sebagai benteng untuk melindungi kerajaan ini. Inilah kota kelahiran ayah dari Raja Rama I. Rama pulalah yang mengganti nama kota ini dari Uthai menjadi Uthai Thani. Daerah ini menjadi sebuah provinsi di tahun 1892 ketika Raja Chulalongkorn (Raja Rama V) menambahkan daerah Uthai Thani ke Monthon Nakhon Sawan menjadi bentukan sebuah provinsi. 

Beberapa tempat terlihat di kartu pos ini. Misalnya saja Sungai Sakae Krang yang ada di kiri bawah. Selain itu candi yang berada di kiri atas merupakan Wat Chantharam atau Wat Tha Sung, ini adalah candi tua yang dibangun pada saat periode Ayutthaya. Bagian utama candi ini adalah mimbar yang dibangun oleh Luang Pho Yai sedangkan bagian lainnya ditambahkan oleh biksu Phra Ratchaphrom Yan Nen. Selebihnya, saya agak kesulitan mencari informasi tempat-tempat tersebut.

Prangkonya memperlihatkan Phromthep Cape atau Laem Phrompthep yakni sebuah tanjung yang membentuk ujung selatan Phuket. "Phrom" adalah kata dalam bahasa Thailand mengacu ke "Brahma "yang menandai kemurnian dan "Thep" berarti "Tuhan". Lagi-lagi, ini kartu pos kejutan yang dikirimkan dari Pitsa. Terima kasih banyak atas semua kebaikan hatimu, Pitsa :)

[Switzerland] Beautiful Zermatt



Zermatt adalan nama sebuah kotamadya di distrik Visp, kanton Valais di Swiss. Terletak di ujung atas kawasan Mattertal pada ketinggian 1.620 meter di kaki gunung tertinggi di swiss. Mattertal atau Lembah St Niklaus sendiri merupakan bagian pemukiman lembah yang dikelilingi gugusan pegunungan termasuk Matterhorn. Zermatt dikenal sebagai tempat bermain ski di Pegunungan Alpen Swiss. Sebelumnya, sampai pertengahan abad ke-19 daerah ini didominasi komunitas pertanian.

Pendakian pertama gunung Matterhirn terjadi pada tahun 1865 yang dilakukan oleh orang-orang desa di sekitar pegunungan hingga kemudian tercetuskanlah ide untuk membuat berbagai fasilitas wisata. Nama Zermatt sendiri berasal dari Matterhorn itu sendiri, yakni mengacu pada padang rumput alpin atau Matten yang dalam bahasa Jerman berarti Lembah. Nama ini muncul pertama kali sebagai Zur Matte (Di Padang Rumput) dan kemudian menjadi Zermatt. Hal ini muncul di sebuah peta pada tahun 1495 namun bisa jadi penamaan ini sudah ada sejak jauh sebelumnya.

Praborno atau Prato Borno (Prato juga berarti Padang Rumput) adalah nama-nama lain yang disinyalir merupakan nama Zermatt. Nama ini muncul pada peta kuno awal abad ke-13. Alasan perubahan nama ini dari Praborno ke Zermatt dikaitkan dengan penggantian bertahap bahasa Romawi ke bahasa Jerman. Kartu pos yang sangat indah! prangkonya memperlihatkan Pisum Sativum atau Pisum yakni sejenis tanaman dari genus Fabaceae yang memiliki kepak bunga 5 kelopak. Keren! Grace, noch einmal vielen Dank für diese schöne Postkarte. Ich liebe diese Postkarte :)

[China] Old Town of Lijiang


Dengan bantuan google image, saya akhirnya mengetahui bahwa bangunan yang ada di kartu pos ini merupakan salah satu bagian dari Old Town of Lijiang. Ini adalah kota tua yang terletak di Lijiang, sebuah kota prefektur di barat laut provinsi Yunnan, Republik Rakyat Cina. Lijiang sendiri adalah kota yang mengangtikan wilayah administratif yang dulunya dibawah kekuasaan Keluarga Mu yang merupakan komandan lokal selama Dinasti Ming dan Dinasti Qing.

Yang menjadi sorotan di kartu pos ini ialah bagian Old Town atau Kota Tua-nya. Kota Tua Lijiang memiliki sejarah lebih dari 800 tahun dan pernah menjadi tempat pertemuan perdagangan sepanjang jalan The Old Tea Horse. Hal ini terkenal dengan sistem yang teratur atas saluran air dan jembatan. Kota Tua Lijiang sangat khas akan arsitekur, sejarah dan budaya penduduk tradisional rakyat Nakhi.



Kota Tua Lijiang (termasuk area Dayan, Baisha dan Shuhe) telah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu Situs Warisan Dunia yang harus dilindungi. Sejak itu, pemerintah daerah mengambil tanggung jawab lebih untuk pengembangan dan perlindungan kota. Hal ini membuat pariwisata di Lijiang meledak dan dibanjiri oleh wisatawan dari seluruh dunia walaupun di satu sisi penduduk setempat khawatir bahwa seiring dengan banyaknya pembangunan (demi memfasilitasi wisatawan), kota Lijiang akan kehilangan daya tariknya.

Lijiang juga rumah bagi Jade Water Village, sebuah pusat budaya Dongba dan Danau Lugu, sebuah danau yang juga sering didatangi wisatawan. Di sini, masyarakat Nakhi biasa memainkan musik Dongjing, yakni bentuk kuno dari ritual musik Tao. Sungguh perpaduan kota dan budaya yang menarik. Lu BoWang, terima kasih kembali atas kartu pos-kartu pos ini :) 谢谢你这么多的这些美丽的明信片

[Denmark] The Little Mermaid



The Little Mermaid adalah kisah dongeng tersohor yang ditulis oleh salah satu penulis cerita anak/dongeng terbaik dunia, Hans Christian Andersen. Penulis kelahiran Denmark (2 April 1805 - 4 Agustus 1875) ini sebetulnya juga sangat produktif menulis drama, catatan perjalanan, novel dan puisi. Namun, dongeng-dongeng karyanyalah yang mempopulerkan Hans Christian Andersen sehingga dikenal oleh anak-anak di seluruh dunia (karya-karyanya diterjemahkan lebih dari 125 bahasa!).

The Little Mermaid sendiri berkisah mengenai putri duyung muda yang rela meninggalkan kehidupannya di laut demi cinta seorang pangeran muda. Si Putri Duyung rela menyerahkan dirinya demi mendapatkan jiwa manusia. Kisah ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1837 dan telah diadaptasi ke berbagai media, termasuk teater musik dan film animasi.

Nah, gambar yang ada di kartu pos ini adalah patung perunggu The Little Mermaid yang dibuat oleh Edvard Eriksen (10 Maret 1876 - 12 Januari 1959), pematung Denmark-Islandia yang pernah menempuh pendidikan di Royal Academy antara tahun 1894-1899, tempat dimana kemudian dia didapuk menjadi salah satu pengajarnya diantara tahun 1908-1919 dan menjadi konservator di Thorvaldsen Museum. Pada tahun 1909, dia diminta oleh Carl Jacobsen, putra pendiri Carlsberg untuk membuat patung The Little Mermaid yang kemudian diresmikan pada tanggal 23 Agustus 1913 dan patung itu kemudian ditempatkan di pinggiran dermaga Langelinie

Uniknya, patung dengan tinggi 1,25 meter dan berat 175 kilogram ini ternyata dibuat Edvard dengan model istrinya sendiri, Eline Eriksen. Kini, The Little Mermaid Statue adalah salah satu ikon kota Kopenhagen dan menjadi destinasi wisatawan terkenal sejak 1913. Sayangnya, dalam beberapa dekade, patung ini sempat menjadi sasaran bagi tindakan vandalisme. Kartu pos yang sangat keren! :) Sebagai salah satu pengagum karya-karya Hans Christian Andersen, saya beruntung bisa mendapatkan kartu pos ini. Sisca, terima kasih banyak ya sudah berbaik hati mengirimkan saya kartu pos sehingga bertambah lagi list country di galeri blog Omnduut ini :)

[Slovenia] Kranj, Sem Se Zaljubila!



Kranj adalah kota terbesar keempat yang berada di Slovenia. Tepatnya berada sekitar 20 kilometer arah barat laut dari Ljubljana, ibukota Slovenia. Kota yang memiliki banyak nama ini (dikenal juga dengan nama Carnium, Creina, Chreina atau Krainburg) merupakan bagian dari wilayah tradisional Upper Carniola dan merupakan kota industri yang signifikan dan juga terkenal dengan hasil tanaman karetnya. Kranj dibangun pada pertemuan Sungai Kokra dan Sungai Sava sekaligus dikenal sebagai kota tua abad pertengahan yang terawat dengan sangat baik.

Mengenai asal usul kota ini, sudah dibuktikan dalam sejumlah sumber tertulis dalam abad ke-5 atau sekitar rahun 670 sebagai kota Carnium. Temuan arkeologis menunjukkan bahwa Kranj sudah dihuni di zaman prasejarah. Diantaranya penemuan kapak perunggu di Drulovka, pemakaman di era Hallstatt di bagian utara kota di tepi Sungai Kokra. Pada abad ke-6, sebuah pemukiman Jermanik besar berdiri di kota ini. Dan ditemukanlah pemakaman Ostrogothic di dekatnya. Tempat ini pembangunannya dilanjutkan oleh Lombardia hingga tahun 580 SM ketika dihancurkan oleh invasi Slavia. 

Coba resapi keindahan kota Kranj melalui video berikut ini :)

Kota cantik ini sempat menjadi saksi peristiwa sejarah mengerikan ketika terjadi pemberontakan petani di abad ke-16. Pada saat itu, pemimpin pemberontakan dipenggal di Kranj. Ini terjadi pada tahun 1515. Pada tahun 1668 setengah dari jumlah seluruh rumah di Kranj dihancurkan oleh api dan lagi-lagi seluruh kota terbakar pada tahun 1749. Penduduk kota Kranj juga pernah terkena wabah beberapa kali diantara tahun 1552 hingga 1657. Di pertengahan abad ke-16, sebagian besar warga kota dikonversi keyakinannya ke Protestan. Reformasi yang dipimpin oleh Gaspar Rokavec ini menimbulkan kontra-reformasi yang besar. 

Kepedihan beralih menjadi kebahagiaan seiring berjalannya waktu. Saat ini, Kranj menjadi kota yang penting dalam bidang ekonomi dan pariwisata. Ketika sebuah pabrik kulit didirikan pada tahun 1875, industrialisasi berskala besar terbentuk pasca perang dunia pertama. Hingga sekarang, Kranj menjadi salah satu kota andalan Slovenia. Luar biasa! saya jadi jatuh cinta, sem se zaljubila :) oh ya, prangkonya juga bagus. Prangko pertama bertuliskan Arnoldvuga Vlado Trifkovic, sayang saya tidak menemukan informasi mengenai prangko ini. Prangko kedua memperlihatkan Asplenium Adiantum-nigrum yakni spesies pakis yang dikenal dengan nama Spleenwort Hitam. 

Kartu pos yang memperlihatkan suasana sebuah kota beserta pemandangan yang indah semacam ini adalah jenis kartu pos yang paling saya sukai. Saya mendapatkan kartu pos ini dari Kristijan, postcrosser yang tinggal di kota Kranj. Kristijan, najlepsa hvala za to lepo razglednico. Jaz sem se uradno zaljubil v Kranj upam, da bom nakega dne lahko obiskal to cudovito mesto. Ta kartica bo ena izmed mojih najljubsih. Ljubim to razglednico! ;)

[Brazil] Beautiful Recife City



Recife adalah wilayah metropolitan terbesar kelima yang ada di Brazil. Wilayah ini terletak di Utara hingga Timur Laut dimana Sungai Beberibe bertemu dengan Sungai Capibaribe hingga kemudian bersatu dengan laut yang ada di Samudera Atlantik. Recife juga merupakan ibukota dari negara bagian Pernambuco yang mencakup kepulauan Fernando de Noronha. Kota ini dihiasi dengan bangunan berasitektur Portugis berusia ribuan tahun dan memiliki banyak kebudayaan lokal.

Nama kota ini diambil atas referensi banyaknya terumbu batu yang ada di pantai kota. Juga karena banyak sungai dan pulau-pulau kecil dan terdapat lebih dari 50 jembatan yang ada di pusat kota Recife. Recife merupakan zona industri utama negara bagian Pernambuzo. Produk andalan mereka yakni olahan tebu seperti gula dan etanol. Seperti kota lainnya di Brazil, Recife juga mengembangkan parisiwata. Pantai Porto de Galinhas bahkan berkali-kali dinobatkan sebagai pantai terbaik di Brazil.

Siapa sangka, kota apik ini dulunya merupakan desa nelayan dimana terdapat perkampungan yang isinya gubuk nelayan, losmen dan gudang-gudang yang berada di delta antara Sungai Capibaribe dan Sungai Beberibe. Perkampungan ini sudah ada diantara tahun 1535 dan 1537 di awal-awal masa Kolonial Portugis di Terra de Santa Cruz yang kelak dikenal dengan nama Brazil. Inilah yang dulunya pemukiman nelayan kolonian bagi pelaut Portugis. Referensi mengenai hal ini pertama kali didokumentasikan dalam Piagam Act Royal pada tanggal 12 Maret 1537 dengan nama "Arrecife dos Navios" atau "Kapal dari Karang".

Kartu posnya bagus. Prangkonya juga menarik. Apalagi yang bergambar Solenopsis saevissima atau yang dikenal dengan nama Semut Api. Semut ini umumnya dikenal di Brazil sebagai Formiga Ruiva, salah satu dari 185 spesies dalam genus Solenopsis. Semut ini dikenal dengan gigitannya yang kuat dan menyakitkan. Dua prangko lainnya merupakan prangko hasil dari karya Hector Consani, ilustrator ternama Brazil kelahiran Jussara yang berhasil memenangkan beberapa penghargaan nasional salah satunya penghargaan "Selos 500 Anos" penghargaan desain prangko.

Andrea, terima kasih banyak atas kartu pos yang keren ini. Muito obrigado por este belo cartão postal e selos agradáveis. Eu amo todos eles :)

Senin, 03 Maret 2014

[Switzerland] Magnificent Scenery in Unterbäch



Unterbäch adalah nama sebuah kotamadya di distrik Raron yang berada di kanton Valais, Swiss. Kanton sendiri merupakan negara bagian (mungkin serupa provinsi di Indonesia) dan anggota dari negara federal Swiss. Setiap kanton memiliki kedaulatan dan kontrol penuh teradap wilayahnya. Nah, kanton Valais sendiri adalah kanton yang terletak di bagian barat daya Swiss sekitar lembah Rhone dari hulu ke Danau Jenewa sekaligus memisahkan Pennine Alps dari Nernese Alps.

Unterbäch sendiri pertama kali disebutkan sekitar tahun 1280 dengan nama Underbachque. Pada tanggal 18 Agustus 1957 Unterbäch merupakan komunitas pertama di Swiss yang memberikan hak suara komunal bagi perempuan. Unterbäch sendiri memiliki luas sebesar 22 kilometer persegi dimana 27,7 persennya digunakan sebagai lahan pertanian, 27,7% lainnya hutan dan sisa tanah 1,6% untuk bangunan dan jalan. Sisanya merupakan lahan yang tidak produktif namun menjadikan wilayah ini nampak luas dan indah.

Kota sejuk ini berada di Westlich Raron dan terletak di ketinggian dimana berdampingan di tepi kiri dengan Sungai Rhone. Prangko kartu pos ini memperlihatkan Phaseolus coccineus yang dikenal dengan nama Kacang Pelari atau multiflora kacang. Berbeda dengan kacang pada umumnya, kacang ini biasanya ditanam sebagai tanaman hias. Kebanyakan varietas memiliki bunga merah dan biji warna warni. Ini adalah salah satu kartu pos yang saya terima dari Grace yang tinggal di Lachen, Swiss. Thank you so much for this beautiful postcard, Grace. :)

[Thailand] The Cherry Blossom in Chiang Mai



Kota Chiang Mai yang berada di Thailand kadang-kadang dikenal juga dengan nama "Chiengmai" atau "Chiangmai". Kota ini merupakan ibukota provinsi bernama sama dan dulunya merupakan ibukota Kerajaan Lanna (1296-1768) sekaligus merupakan bagian dari Kerajaan Chiang Mai dari tahun 1774 sampai 1939. Kota ini terletak di sepanjang Sungai Ping yang merupakan anak sungai utama dari Sungai Chao Phraya. Ciang Mai sendiri berarti "Kota Baru" dan dinamakan demikian karena kota ini didirikan pada tahun 1296 untuk menggantikan kota lama Chiang Rai (didirikan tahun 1262) di ibukota Kerajaan Lanna.

Raja Mengrai mendirikan kota Chiang Mai pada tahun 1296 di lokasi kota tua yang biasa disebut orang Lawa Wiang Nopburi. Kota ini dikelilingi oleh parit dan tembok pertahanan. Karena letaknya berdekatan dengan Burma (Myanmar) dan menjadi ancaman serta kekhawatiran akan kedatangan Kekaisaran Mongol yang dekade sebelumnya telah menaklukan sebagian besar Yunnan lalu begitu Kerajaan Lanna berakhir dan kota kehilangan penduduk, kota ini sempat diduduki Burma pada tahun 1556.

Selanjutnya, kota ini secara resmi menjadi bagian Siam (Thailand) pada tahun 1775 oleh perjanjian dengan Chao Kavila setelah Raja Thailand Taksin membantu mengusir Burma. Lagi-lagi, karena serangan balik Burma, Chiang Mai ditinggalkan antara tahun 1776 dan 1791. Kota Lampang kemudian menjadi ibukota Lanna. Lalu, Chiang Mai kemudian berlahan-lahan tumbuh dalam hal budaya, perdagangan dan ekonomi sehingga akhirnya menjadi ibukota tidak resmi Thailand Utara, kota penting kedua setelah Bangkok.

Kartu ini dikirimkan oleh Pitsa, postcrosser yang bekerja di Grand Palace, Bangkok. Seperti yang ditulis oleh Pitsa di kartu pos, saya jadi tertarik dan penasaran dengan The Cerry Blossom yang disebut-sebut mirip dengan bunga Sakura itu. The Cherry Blossom ini banyak tumbuh di Chiang Mai, tepatnya di daerah Baan Khun Chang Kian. Tanaman yang hanya tumbuh di bulan Januari hingga Februari ini. The Cherry Blossom (Prunus cerasoides) yang sering disebut Ceri Liar Himalaya ini memang banyak timbuh di India, Cina, Myanmar dan Thailand. Keren sekali!

Pitsa, พิซซ่า, ขอบคุณมาก (อีกครั้ง!) สําหรับโปสการ์ดนี้ดีและยังไม่สิ้นสุดความประหลาดใจสำหรับผม :)

[China] Shanghai City and Old Village


Shanghai adalah kota terbesar yang terdapat di Republik Rakyat Cina tepatnya berada di tepi delta Sungai Yangtze. Secara administratif, Shanghai adalah salah satu dari empat kotamadya Cina yang berstatus sebagai provinsi. Dua karakter Tionghoa dalam kata Shanghai secara harafiah berarti "Atas" dan "Laut" dan nama ini sudah digunakan sejak Dinasti Song. Kota ini telah menjadi kota administrasi dan perdagangan utama sejak berabad-abad yang lalu. Pada abad ke-19 kapal-kapal dari Eropa berlabuh di Shanghai sehingga hal ini menguntungkan bagi perekonomian Sanghai.

Kota ini adalah salah satu kota yang dibuka untuk perdagangan luar negeri menyusul kemenangan Inggris atas Cina dalam Perang Opium I dan terjalinnya Perjanjian Nanking pada tahun 1842 yang kemudian terbentuk Shanghai International Settlement. Shanghai kemudian menjadi pusat keuangan Asia Pasifik di tahun 1930-an. Namun, dengan pengambilalihan Partai Komunis China daratan pada tahun 1949 dan perdagangan melemah, pada tahun 1990-an, reformasi ekonomi yang diperkenalkan oleh Deng Xiaoping mengakibatkan pembangunan kembali intens dan mengembalikan investasi asing ke kota ini.



Kartu pos kedua ini memperlihatkan kota tua atau desa tradisional yang masih berada di Republik Rakyat Cina. Saya suka melihat atap rumah tradisional yang walaupun posisinya rapat dan berdekatan namun masih terlihat rapi. Suasana pegunungan juga menjadikan desa ini terlihat lebih cantik. Sayang, saya tidak mendapatkan informasi mengenai nama desa ini. Walaupun sudah meminta bantuan kepada Google image. Kedua kartu pos di atas adalah beberapa kartu pos hasil swap dari seorang postcrosser asal China bernama Lu Bo Wang

Sabtu, 01 Maret 2014

[Chile] Extraordinary Santiago



Santiago atau bernama lengkap Santiago de Chile merupakan kota pusat konurbasi terbesar sekaligus ibukota dari Chile. Kota ini terletak di lembah sentral negara ini pada ketinggian 520 meter di atas permukaan laut. Pertama kali didirikan pada tahun 1541, Santiago telah menjadi ibukota sejak zaman kolonial. Kota ini memiliki ini pusat kota abad ke-19 yang diperlihatkan dari arsitektur neoklasik, art-deco dan neo-gothic. Cityscape Santiago dibentuk oleh beberapa bukit dan Sungai Mapocho yang mengalir deras serta dihiasi taman Parque Forestal yang indah.

Nama Santiago berasal dari tokoh Alkitab Yakobus, anak Zebedeus yakni dari kata Sant Iago - Saint Iacob - Saint Jacob hingga ke Saint James. Kota ini didirikan oleh tentara Spanyol Pedro de Valdivia pada tanggal 12 Februari 1541 dengan nama Santiago de Neuva Extremadura sebagai bentuk penghormatan kepada Saint James dan Extremadura dan dalam hubungannya dengan nama pertama yang diberikan kepada Chile yakni Neuva Caceres.

Extremadura adalah tempat kelahiran Valdivia di Spanyol. Upacara pendiri diadakan di Huelen Hill (yang kemudian berganti nama menjadi Cerro Santa Lucia). Valdivia memilih lokasi Santiago karena cuaca yang baik dan vegetasi melimpah. Sungai Mapocho kemudian dibagi menjadi dua cabang sehingga membentuk sebuah pulau. Manco Capac II memperingatkan pengusas baru yang orang-orangnya bermusuhan dengan penjajah. Maka, penjajah Spanyol harus berjuang melawan kelaparan disebabkan oleh resistensi ini. Pedro de Valdivia akhirnya berhasil menstabilkan pasokan makanan dan sumber daya lain yang diperlukan kota Santiago untuk dapat berkembang.


Saya pernah 'mengunjungi' kota ini melalui tayangan The Amazing Race. Dan, kota Santiago di Chile sungguh indah. Saking penasarannya, saya mencari videonya dan bisa kalian lihat di video di atas jika Santiago itu luar biasa! Prangkonya juga cakep. Memperlihatkan Navidad yakni salah satu dari enam komune di provinsi Cardenal Caro, O'Higgins Region, Chile. Ini berbatasan dengan komune Santo Domingo (Valparaiso Region) dan San Pedro (Santiago Metropolitan Region) di utara. Prangko satunya lagi bertuliskan La Discrimination. Saya tidak tahu apakah La dalam bahasa Spanyol berarti Anti sehingga prangko tersebut bermakna Anti Diskriminasi.

Carol, muchas gracias por esta hermosa tarjeta postal y sellos. Wow, Chile es tan increíble y totalmente impresionante. Esta es una de mis cartas favorito. me encanta esta postal. ;)