Kamis, 20 Februari 2014

[Micronesia] Megalithic Ruins of Nan Madol



Mikronesia adalah sub regional dari Oceania atau juga dikenal sebagai negara kepulauan yang berada di bagian barat Samudera Pasifik. Daerah ini memiliki sejarah budaya bersama dengan dua daerah pulau terkenal lainnya yakni Polynesia di timur dan Melanesia di Selatan. Negara ini terdiri lebih dari 2100 pulau dan terbagi dalam 4 kawasan pulau besar. Yakni Kepulauan Caroline, Kepulauan Gilbert, Kepulauan Mariana dan Kepulauan Marshall.

Kepulauan ini sempat dikuasai oleh bangsa kulit putih sampai akhir abad ke-18. Spanyol mengklaim Mikronesia sebagai wilayahnya dan menjualnya kepada Jerman pada tahun 1898. Pada tahun 1941, Jepang berhasil merebut wilayah ini namun negara federasi ini membentuk pemerintahannya sendiri pada tahun 1979 dan akhirnya pada 3 November 1986 secara resmi Mikronesia diakui sebagai negara yang berdaulat.

Kehidupan di Mikronesia sudah ada sejak beberapa ribu tahun lalu meskipun banyak teori yang berkembang mengenai asal-usul kedatangan pemukim pertama. Mulanya kontak awal tempat ini dengan manusia terjadi pada tahun 1521 ketika Ferdinand Magellan mencapai Kepulauan Mariana. Istilah "Mikronesia" biasanya dihubungkan dengan penggunaan Jules Dumont d'Urville's pada tahun 1832 namun Domeny de Rienzi terlebih dahulu menggunakan istilah ini tahun sebelumnya.

Gambar yang ada di kartu pos ini memperlihatkan Nan Madol, yakni reruntuhan kota yang terletak di sebelah timur pulau Pohnpei. Kota ini sebelumnya menjadi ibukota Dinasti Saudeleur hingga tahun 1628. Saat ini, reruntuhan Nan Madol terletak di distrik Madolenihmw. Reruntuhan ini beserta tembok batunya meliputi wilayah sepanjang 1,5 km selebar 0,5 km yang terdiri dari sekitar 100 pulau buatan. Nama Nan Madol sendiri berarti, "Ruang diantara" dan merupakan rujukan kepada kanal di reruntuhan ini.

Menurut Gene Ashby dalam bukunya Pohnpei, An Island Argosy, nama aslinya adalah Soun Nan-leng (Karang Surga). Reruntuhan ini sering dijuluki sebagai Venesia di Pasifik. Nan Madol adalah pusat seremonial dan politik dinasti Saudeleur dimana penduduk Pohnpei diperkirakan berjumlah 25.000 orang sampai tahun 1628. Menurut legenda Pohnpeia, Non Madol dibangun oleh dukun kembar Olisihpa dan Olosohpa dari mitos Barat Katau atau Kanamwayso.

Orang-orang menggunakan perahu besar dan mencari tempat untuk membangun sebuah altar sehingga bisa menyembah Nahsihohn Sahpw atau Dewa Pertanian. Kedua dukun bersaudara berhasil mendirikan mezbah off di Pulau Temwen Island dimana mereka melakukan ritual mereka. Dalam Legenda, dua saudara ini dapat mengangkat batu-batu besar dengan bantuan naga terbang. Ketika Olishipa wafat dan Olosohpa menjadi Saudeleur pertama.

Kartu pos yang sangat keren :) Prangkonya memperlihatkan Sargocentron spiniferum jenis terbesar dari squirrelfishes dan ukurannya dapat mencapai 45-50 cm. Tubuhnya oval dengan kepala yang memiliki moncong runcing dan mata yang besar. Ikan ini lebih aktif di malam hari. Mbak Rina, terima kasih banyak atas kartu pos yang bagus ini :) ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar